8 Kesalahan Menggunakan「Football betting app」 Vacuum Cleaner yang Mungkin Kamu Lakukan

  • 时间:
  • 浏览:0

DFootFootball bFootball betting appetting appball betting appapaFootball betting apptkan informasi, inspirasi dan insight di email kamFootball betting appu.

Daftarkan email

JAKARTA, KOMPAS.com - Vacuum cleaner merupakan satu dari sekian banyak barang elektronik yang memudahkan pekerjaan rumah tangga, khususnya kegiatan bersih-bersih.

Ketika menggerakkan terlalu cepat, vacuum cleaner tidak memiliki cukup waktu untuk menyedot semua kotoran dan puing-puing dari bawah permukaan. Hal ini tentu membuat proses pembersihan menjadi tidak sempurna.

Alat pembersih ini efektif singkirkan debu dan kotoran yang ada di lantai, karpet, dan permukaan lainnya sehingga kegiatan bersih-bersih di rumah tampak lebih praktis dan tidak melelahkan. 

Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Vacuum Cleaner

Baca juga: 7 Kegunaan Lain Vacuum Cleaner, Tidak Hanya untuk Menyedot Debu

Kemudian, bersihkan lantai setidaknya seminggu sekali. Terakhir, cobalah masuk ke bawah furnitur dan lakukan pekerjaan yang lebih teliti setidaknya sebulan sekali. 

Sebaiknya menggerakan vacuum cleaner secara perlahan dan ulangi gerakan yang sama beberapa kali. Teknik ini akan menghilangkan hingga 85 persen debu dan alergen. 

Sayangnya, masih banyak orang yang kerap keliru menggunakan vacuum cleaner sehingga bisa berakibat buruk pada mesin atau proses pembersihan.

Dilansir dari beberapa sumber, Jumat (25/6/2021), setidaknya ada 10 kesalahan menggunakan vacuum cleaner yang mungkin kamu lakukan.  

Baca juga: 8 Tempat yang Harus Lebih Sering Dibersihkan dengan Vacuum Cleaner

Mengganti kantong debu vacuum cleaner mungkin menjadi hal yang menjijikan sekaligus merepotkan karena memastikan tidak menumpahkan kumpulan debu di lantai.

Tapi, tidak mengganti kantong debu di vacuum cleaner akan membuat upaya penyedotan kurang efektif hingga merusak mesin.

Baca juga: 6 Manfaat Vacuum Cleaner Selain untuk Menyedot Debu

Menyedot debu sebetulnya harus dilakukan setiap hari, tetapi hal ini sulit dijalankan. Sebagai gantinya, pertimbangkan menyedot debu di area permukaan yang kerap dilalui penghuni rumah setiap beberapa kali seminggu.